Dhuha Trieska Amalia

Take the chance and make some change in your life

Perkembangan Transpersonal Psikologi

diposting oleh dhuha-t-a-fpsi11 pada 13 March 2013
di Psikologi Humanistik - 0 komentar

Apakah Transpersonal itu?

Secara etimologi, transpersonal sendiri berakar dari kata trans dan personal. Trans artinya di atas (beyond, over) dan personal adalah diri. Sehingga dapatlah dikatakan bahwa transpersonal membahas atau mengkaji pengalaman di luar atau batas diri, seperti halnya pengalaman-pengalaman spiritual.


Cabang-Cabang Psikologi Transpersonal

  • Kelompok Mistis Magis :

Kelompok ini menganggap bahwa kesadaran transpersonal bersesuaian dengan kesadaran para dukun dan shaman masa lalu.

  • Kelompok Psiko-Fisiologis :  

Kelompok tingkat kesadaran alternatif yang biasanya menolak konsep-konsep perkembangan, tahap-tahap dan praktik peningkatan kesadaran. Mereka lebih suka meneliti keadaan kesadaran sementara secara psiko-fisiologis dengan memelajari keadaan-keadaan fisik seseorang yang berada dalam keadaan transpersonal.

  • Kelompok Transpersonalis Postmodern : 

Mereka menganggap keasadaran transpersonal, sebenarnya merupakan keadaan yang biasa. Kita, manusia modern, menganggapnya seolah luar biasa, karena kita membuang kondisi kesadaran seperti ini. Kelompok ini menerima kisah-kisah para dukun shamanisme dan mistikus dalam semangat relativisme pluralistik.

  • Kelompok Integral :

Kelompok ini menerima hampir semua fenomena kesadaran yang diteliti oleh ketiga kelompok tadi. Yang berbeda, kelompok ini juga menerima konsep-konsep psikologi transpersonal dari aliran pramodern dan postmodern.


Hakikat Identitas Personal (Roberto Assagioli)

Assagioli menjelaskan bahwa konsep kepribadian manusia yang bisa membuat manusia bertindak atau melakukan sesuatu didasarkan pada beberapa aspek yang memengaruhi antara lain: lower unconscious, middle unconscious, higher unconscious, conscious self or “I” (Kenneth,2009).

  • Lower Unconscious

Lower unconscious adalah semua hal dasar dari seluruh psikis individu yang mengatur kehidupan manusia. Misalnya seksualitas, kemampuan manusia untuk beradaptasi, agresivitas, imajinasi, serta emosi. Sehingga Lower unconscious merupakan kenyataan dari diri seseorang berisi pengalaman dimasa lalu baik pengalaman menyenangkan maupun tidak menyenangkan dan sudah tidak lagi disadari seseorang. Pengalaman tersebut “tertimbun” dibawah sadar karena ditekan dan berusaha tidak diakses oleh kesadaran.

  • Middle Unconscious
Middle unconscious disini digambarkan sebagai kesadaran dari individu saat ini yang dipengaruhi oleh tahap perkembangan individu. Akan tetapi juga di pengaruhi oleh hal-hal seperti emosi, keinginan, image, pikiran, perasaan serta nafsu. Pada tahapan ini terjadi pengintegrasian antara pengalaman, pembelajaran, bakat, dan keterampilan yang kemudian menjadi dasar dari kepribadian.
  • Higher Unconscious

Higher unconscious yang merupakan potensi tertinggi yang dimiliki oleh individu namun keberadaannya sering kali ditekan. Higher unconscious adalah pusat dari kesadaran diri kita yang dipengaruhi oleh perkembangan pengetahuan dari dalam diri. Hal yang berpengaruh dari dalam sering tidak disadari oleh individu misal pengalaman kehidupan sehari-hari, spiritualitas, wawasan, serta kreatifitas.


What is Self Realization?

Self Realization (Realisasi Diri) merupakan suatu pematangan ego atau kepribadian untuk menerima dirinya sendiri, dan dengan demikian, dalam diri manusia tersebut akan ada ruang untuk mengungkapkan bagaimana dirinya yang sebenarnya. Konsep utamanya adalah dalam diri manusia terdapat sebuah diri otentik yang berada pada rohani atau psikologis manusia tersebut.

Self Realization (Realisasi Diri) dapat terjadi secara bertahap atau seketika, tergantung pada pemikiran manusia, tetapi dalam semua kasus yang terjadi itu melibatkan adanya pemikiran yang luas dalam mengenali kapan dan bagaimana realisasi diri itu terjadi.

Apabila manusia sadar akan pentingnya realisasi diri, maka dalam diri manusia tersebut akan timbul pemikiran:

"What do you think? Who are you in reality?"

Tinggalkan Komentar

Nama :
E-mail :
Web : tanpa http://
Komentar :
Verification Code :